Berapa Biaya Hidup di Port Moresby? 

Pemandangan Kota Port Moresby (photo by me)


Sebelum datang ke kota ini, saya sempat googling: Kehidupan di Port Moresby. Ada beberapa tulisan blog (yang jumlahnya pun ga banyak) yang membahas tentang kota ini. Dan dari tulisan-tulisan tersebut, rujukan utama saya adalah tulisannya salah satu penulis favorit saya, Mas Agustinus Wibowo (Baca: Berpetualang di Kota Para Raskol).

Nyali saya belum sebesar Mas Agustinus Wibowo memang. Mengingat beliau adalah seorang pelualang sejati. Saya sempat membaca salah satu buku beliau Titik Nol, dan tepuk tangan dengan karakter yang dimilikinya. 👏 Dan saat ini saya masih menunggu buku karya beliau lainnya yang bercerita tentang Port Moresby atau Mosbi. 😁

Saya dan buku Titik Nol, hampir tiga tahun yang lalu 😄


Balik lagi dengan pertanyaan di judul cerita saya, berapa biaya hidup di Port Moresby? 

Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang saya temukan sewaktu googling tentang kota ini. Pertanyaan itu dilontarkan seseorang di forum kaskus. Jadi, ada seseorang yang sedang mencari info biaya hidup di Mosbi karena ditawari pekerjaan oleh salah satu perusahaan di sini. Jadi dia ingin memperoleh gambaran biaya hidup, apakah sesuai atau tidak dengan gaji yang ditawarkan. 

Baiklah, saya akan menulis beberapa perbandingan dan harga barang di sini. 

Pertama, harga pulsa. 

Hahaha kenapa pulsa yang pertama? Karena pulsa adalah salah satu kebutuhan pokok zaman now. Apalagi kalau jauh dari tanah air, dan tinggal di Port Moresby. Mau jalan-jalan, takut raskol. Yaudah berselancar di dunia maya saja. 

Di PNG ada tiga provider besar yaitu: Digicel, B-Mobile, dan Telikom. Saya sempat pakai tiga-tiganya, namun saat ini saya hanya pakai Telikom saja. 

Kebutuhan pulsa data jika seminggu menghabiskan 1.5 GB berarti sekitar 30 Kina. Dalam sebulan sekitar 120 Kina (hari ini 1 PGK = 4.197.31 IDR), jadi kebutuhan pulsa sebulan sekitar lima ratus ribuan. Itu kalau hemat. Kalau saya seringnya bablas. Ini kalau pakai provider Telikom. Pakai provider lain, lebih mahal. 

Diambil dari IG Bu Aty, seorang sahabat yang juga suka menulis blog dan tinggal di Mosbi. Baca tulisannya: https://www.kompasiana.com/nastilamag/59a820aa7616810a1d09d0b2/bagaimana-rasanya-tinggal-di-kota-port-moresby


Provider dengan paket internet termurah di PNG 😄


Untuk menelepon ke Indonesia, akan lebih murah memakai aplikasi seperti line / whatsapp karena pakai quota data. Tetapi kalau si empunya telepon di tanah air cuma bisa manual, maka biaya telpon 9Kina (Rp. 37.800) per 24 menit, atau 19 Kina (Rp. 79.800). Caranya dengan mendaftar sejenis ‘Talk Mania’ di provider B-Mobile

Kalau mau bebas pakai facebook, instagram, dan twitter, bisa pakai provider Digicel karena provider ini menyediakan paket sosial media gratis 20 Kina ( Rp. 84.000) seminggu untuk ketiga aplikasi tersebut. 

Kedua, harga sembako

Beras yang dijual beraneka merk dan beraneka kualitas di sini. Harganya antara 3 – 5 Kina per kilo. Tergantung kualitas berasnya. Anggap saja sekitar Rp. 15.000 per kilo. 

Foto saya ambil di SVS Mart Port Moresby


Mie Instan? Mie Instan produksi Indonesia (sebut saja Indomie 😃) dijual sekitar 1.25 Kina perbuah, atau lima ribu Rupiah. 

LPG tabung 6 kilogram seharga 35 Kina atau 140.000-an. 

Minyak sayur sekitar 6 Kina (25.000-an) per liter, dan margarine sekitar 2 Kina per bungkus 200 gram. 

Foto saya ambil di SVS Mart Port Moresby


Sayur-sayuran bermacam-macam harganya. Kalau yang impor tentu saja mahal dan selisih banyak banget sama yang lokal. Sayur lokal seperti bayam, pok choi, sekitar 2-5K perikat. Namun, saya pernah nemu Kubis Cina impor harganya 48.55 Kina atau sekitar 200.000 Rupiah. Kalau wortel lokal dan impor tidak banyak jauh selisihnya. Harganya sekitar 10 Kina per kilo. 

Diambil dari IG Raeline, anak saya 😄


Begitu pun buah-buahan. Yang lokal selalu lebih murah. Di sini banyak sekali dijual buah pepaya. Local paw paw namanya, alias pepaya lokal. Harganya sekitar 15 Kina ukuran sedang. Namun kalau beli di pasar tradisional, bisa dapet 8-10 Kina. Cuma ya itu, rawan dan menantang nyali kalau pergi ke pasar tradisional di sini. 😄

Salah satu pasar tradisional di Mosbi City


Telur satu kotak isi 12 butir telur ukuran sedang, harganya sekitar 12 Kina. Ya sekitar 4000-an Rupiah untuk sebutir telur mentah.

Untuk daging-dagingan, harganya selisih lumayan dengan di Indonesia. Sekilo daging sekitar 25-50 Kina, tergantung jenis dagingnya. Kalau ayam, sekitar 15-25 Kina per ekor tergantung besar ayamnya. 

Oh ya kalau mau berburu daging halal, bisa datang ke Mity Meat Haus. Untuk daging ayam memang sudah ada sertifikat halal dari tempat pemotongan ayam di New Zealand. Begitu pula daging kambing yang malah rata-rata sudah halal di beberapa hypermart di sini. Namun untuk daging sapi, baiknya ditanya dulu. Kalau lagi ga beruntung, mereka terkadang lagi keabisan stok yang halal. Tapi terakhir kali saya ke sana, semuanya diambil dari pemotongan halal. Jadi sebaiknya tanya dulu. 

Welcome Candy di Mity Meat Haus


Ayam per-ekor yang ada sertifikasi halal-nya di Mity Meat Haus


Daging sapi di Mity Meat Haus, kemarin pas datang pas stok halal semua 😍


Daging Kambing yang dijual di Foodworld, ada label halal di tag-nya


Untuk Seafood, Mosbi bisa diadu. Satu buah lobster ukuran sedang kalau pinter nawar di Koki Fish Market (Baca: Berburu Ikan di Koki Fish Market Port Moresby) hanya seharga 10-15 Kina saja. Alias cuma lima puluh ribuan. 

Empat buah lobster ini hanya seharga 40 Kina saja 😘


Ketiga, harga senang-senang

Tiket bioskop berkisar 15-25 Kina. Harga makanan fast food, seperti ayam goreng cepat saji juga sekitar segitu.

Menu ayam cepat saji di SFC di SVS Mart, supermarketnya orang Indonesia 😍


Harga baju termasuk mahal di sini. Baju polo kualitas menengah banget, bisa seharga 25 Kina atau seratus ribu rupiah. Baju bayi juga rada ga masuk akal. Yang kualitas biasa banget bisa sampai ratusan ribu kalau di-Rupiah-in. Makanya, bawa baju banyak-banyak aja dari Indonesia. 

Untuk transportasi umum, jujur saya ga pernah pakai. Katanya kalau naik bus, tarifnya 1 Kina. Kalau naik taxi dari rumah saya ke mall sekitar 2-3 km jaraknya, tarifnya 25 Kina. Tapi cukup berbahaya juga sih kalau muka orang asing naik kendaraan umum di sini, mengingat kota ini adalah one of the most dangerous capital city in the world! 😄

Harga elektronik ada yang selisih sedikit, ada juga selisihnya jauh banget. Sebuah TV merk Samsung atau Sharp yang kalau di Indonesia cuma 2-4 Juta, disini bisa dua kali lipat dengan spesifikasi yang sama. Begitu pula dengan ponsel. Cenderung jauh lebih mahal. Makanya kalau punya ponsel di sini harus dijaga, selain bingung mau service di mana kalau rusak, mau beli baru juga mahal. 😃

Mixer Heavy Duty idaman saya seharga 765 Kina atau 3,2 Juta. Mirip sama harga di Indonesia.


Secara garis besar selisih harga di Mosbi dan di Indonesia cukup banyak. Namun saya rasa akan berbanding lurus dengan penghasilan yang ditawarkan oleh perusahaan. Jadi kalau ada yang nawarin kerja, dikira-kira aja nguntungin atau engga. Lihat lagi fasilitas-fasilitas yang ditawarkan. Apakah diberi tempat tinggal yang bisa masak sendiri atau harus beli makan, atau malah mungkin udah disediain makan. Biasanya pekerja yang di sini memang sudah disediakan tempat tinggal, karena kalau sewa sendiri mahal banget.

Rumah kecil dua kamar, sekitar enam juta rupiah seminggu. Sumber: http://hausples.com.pg/residential-real-estate/for-rent/


Jadi kesimpulannya, berapa biaya hidup di Port Moresby? Saya ga bisa menyebutkan secara pasti nominalnya berapa, karena sebenarnya menurut saya biaya hidup itu tergantung gaya hidup. Have a nice day! 😉

2 thoughts on “Berapa Biaya Hidup di Port Moresby? 

    • Air bayar bu, cukup mahal. Tapi saya ga tau berapa ya karna ditanggung kantor. Cm sebagai gambaran, penduduk di sini jarang yg bs akses air karna terlalu mahal kata mereka.. kalo listrik, rumah tipe 100 2 lantai, sekitar 400 Kina tanpa AC.. mahal juga hehhe

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s