Fasilitas Kesehatan di Port Moresby

Hal yang sangat saya pertimbangkan sebelum pindah ke sini April lalu adalah fasilitas kesehatan. Maklum, punya anak bayi tentu menuntut saya untuk punya gambaran tentang klinik atau rumah sakit di sini. 

Saya memboyong anak pertama saya, Ralin, ketika dia baru saja berumur empat bulan. Mengingat usianya yang masih bayi banget, dan kemungkinan untuk ga bisa bolak-balik ke tanah air atau ke negara tetangga yang lebih maju (baca: Australia atau New Zealand 😝), serentetan vaksinasi harus dia jalani di sini. 

Saya dan suami berkunjung ke beberapa klinik dan rumah sakit di sini untuk survei tentang program vaksinasi anak dimiliki. Waktu itu saya membutuhkan vaksin PVC dan DTP/HepaB/Hib lanjutan untuk Ralin yang harus diberikan pada saat dia berumur 5 dan 6 bulan. 

Pertama kali, kami berkunjung ke Port Moresby Medical Service. Sayang sewaktu itu mereka sedang kehabisan stok vaksin kami butuhkan. Kami cuma sempat diskusi sebentar dengan dokter yang bertugas dan minta resep untuk keringat malam-nya Ralin. Yah daripada pulang dengan tangan kosong.. 😁

[198 Kina atau sekitar 800.000 Rupiah. Kalau di Indonesia udah fasilitas kesehatan premium ini 😙😙] 

Kemudian kami juga berkunjung ke SOS Internasional untuk menanyakan stok vaksin yang kami perlu. Karena ga bisa bertemu langsung dengan dokter yang bertugas, kami berdiskusi dengan marketing officer-nya. Dari hasil diskusi langsung dan via email , ternyata vaksin DTP/HepaB/Hib yang tersedia bukan dalam bentuk one-shot (sekali suntik) tapi beberapa kali suntik. Kasihan Ralin, pikir kami. Jadi kami mengurungkan diri untuk vaksin di tempat ini. 

Sebagai informasi, SOS Internasional adalah salah satu klinik modern standar internasional di sini. Fasilitas yang mereka miliki cukup lengkap. Bahkan dalam keadaan darurat, mereka menyediakan fasilitas evakuasi pasien melalui udara atau air ambulance. 

[Sumber: https://www.internationalsos.com/newsroom/news-releases/alliance-with-tropicair-in-papua-new-guinea-may-27-2015]

Nah, tempat ketiga yang kami datangi adalah Nanga Medical Centre. Di tempat inilah Ralin beberapa kali mendapat vaksinasi lanjutan. Tempatnya kecil, namun bersih. Kalau dari segi harga, Nanga ini cukup bersahabat. Biasanya kami hanya membayar biaya vaksin saja yang sudah termasuk biaya konsultasi. Klinik ini sepertinya milik orang Filipina. Di PNG, pendatang Filipina cukup banyak. Kalau lagi jalan-jalan, pasti ketemu orang Filipina. Mereka bekerja, berbisnis, dan menjadi tenaga kerja profesional (seperti dokter dan dentist). 

Lalu ada satu tempat lagi yang menjadi langganan kami kalau berobat. Masih milik orang Filipina. Namanya 2K Medical Centre (2KMed). Tempat terakhir ini adalah tempat berobat yang paling sering kami datangi. Alasannya, mereka buka 24 jam! 😁 Jadi jam berapapun kami bisa datang. Hanya saja biaya konsultasi pada jam kerja (65 Kina) berbeda jikalau kita datang di malam hari (90 Kina). Selisih 25 K atau sekitar seratus ribu. Lumayan buat beli pulsa 🤑

[bayiku yang ga muat lagi di timbangan bayi, jadi timbang bareng ayah 😁]

Alasan lain, di 2KMed ini fasilitas kesehatan dan dokter yang tersedia cukup lengkap. Jikalau di klinik-klinik sebelumnya biasanya hanya ada dokter umum dan GP saja, di 2KMed ada dokter spesialis yang lain seperti dokter anak dan dokter kandungan. Kalau ingin tahu jadwal dokter yang jaga, cukup ditelepon saja. Jadi ga perlu bolak-balik jikalau dokternya sedang tidak di tempat. Terus terang, keberadaan dokter anak yang mudah ditemui di sini cukup membuat tenang hati saya. 

[cek kandungan, tapi bukan karena mengandung 😁] 

Pelayanan di 2KMed pun termasuk cepat. Katanya sih maximun 15 minutes waiting time. Datang, ngantri administrasi, administrasi, screening awal (seperti cek tensi/berat badan dsb), ngantri sebentar lagi, ketemu dokter, penanganan, ambil obat, terus pulang. Kalaupun cek lab/darah, hasilnya ga sampe satu jam sudah keluar.  Sistem rekam medisnya pun sudah terkomputerisasi. Selain itu mereka juga menyediakan air minum dan kopi untuk pasien yang mengantri. Lumayan banget. Di bawah ini ada beberapa foto suasana klinik 2KMed. 

Oh ya saya juga pernah datang sekali ke Pasific Internasional Hospital (PIH). Waktu itu tengah malam, emergency karena Ralin mengunyah kapur ajaib. Alhamdulillah ga ada apa-apa dan sepertinya juga ga tertelan.. 😅 Saya belum eksplorasi PIH lebih jauh sih, karena waktu itu udah tengah malam. Tapi sepengalaman saya, pelayanan emergency-nya cukup baik. Rumah sakitnya luas, alat-alatnya kelihatannya lebih lengkap dibanding klinik-klinik yang sudah saya datangi. Yaiya sih, kalo dipikir-pikir standar rumah sakit kan pasti beda sama klinik/medical Centre.  

[Sumber: screen capturing PIH website

Sejauh ini saya cukup lega dengan fasilitas kesehatan di sini. Dokter-dokternya pun beragam. Ada dokter lokal orang PNG ataupun yang berasal dari luar PNG, seperti India, Australia, ataupun Filipina. Fasilitas kesehatan yang tidak seburuk bayangan saya sebelum saya datang. 

[Stiker label vaksin Ralin yang dilakukan di PNG] 

Cuma yang saya sayangkan (seperti saya menyayangkan ketidakberadaan restoran khas Indonesia) adalah ketidakberadaan dokter atau fasilitas kesehatan milik orang Indonesia di sini. Mengingat kita adalah salah satu negara yang berbatasan langsung dengan PNG. Saya yakin dan percaya kalau tenaga medis Indonesia juga memiliki daya saing internasional. Ya semoga suatu saat di sini akan ada restoran, supermarket, hotel, mall, dan rumah sakit milik orang Indonesia. Amin. 😁

4 thoughts on “Fasilitas Kesehatan di Port Moresby

  1. halo mbak Emeldah, salam kenal ya. Aku kepo gimana ceritanya mbak bisa akhirnya merantau ke Port Moresby. Baru kali ini soalnya baca blog pengalaman orang tinggal di PNG. Biasanya kan Aussie, NZ, negara-negara Eropa atau Asia Timur 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s