Permainan Kata…Pertama.

Berikut adalah permainan kata yang ga sengaja terbentuk antara dua anak manusia pecinta kata, aku dan sahabatku @harrykajoddy. Sebelumnya aku pernah menulis tulisan bersama kayak gini tentang “cerita hujan” yang dituliskan lima orang bersama-sama. Dan soal si Joddy, aku pikir ga perlu lagi lah yah ngenalin dia sama kalian, karena seingatku aku udah mention namanya di tulisan sebelum ini di cerita pendek buatan dia “Secangkir Dialog Petang”. Nah, bagi kalian yang ingin kenal dia lebih jauh, bisa baca blognya di sini. Enjoy! 😉


(Harryka Joddy)

Sejak kapan kau mengeluh dengan waktu?

(Emeldah)

Aku tak pernah ingin mengeluh tentangnya.
Sungguh.
Karena mengenalnya pun adalah anugerah bagiku

(Harryka Joddy)

Lalu rindu pasti akan slalu menggebu.
Meski jarak dan waktu mengikatmu.
Aku melihatnya begitu.

(Emeldah)

Aku berdoa semoga sebentar lagi di suatu tempat dan di suatu masa,
kami berdamai dengan jarak dan waktu.

(Harryka Joddy)

Dan demi semesta yg melantunkan nada bersahaja,
aku menitipkan doa juga,
agar bahagia menjadi muaranya.

(Emeldah)

Terima kasih utk doamu.
Tapi aku bosan berbicara tentang jarak dan waktu.
Atau tentang sahabat mereka yg bernama rindu.

(Harryka Joddy)

Ada rak dalam jarak.
Mungkin kau tak harus melipat semua rindu ke dalam rak waktu seolah tiap kepingnya memberi nyawa pada sepi.

(Emeldah)

Ada benarnya dirimu.
Jarak memang tak identik dengan sepi.
Kalau begitu, marilah melepas gaduh di sini.
Sehingga aku tak lagi merasa sendiri.

(Harryka Joddy)

Sendiri hanyalah masalah persepsi.
Karena begitu banyak yang menyayangi,
Sepi bisa kau sulap untuk mentautkan puisi.

(Emeldah)

Ah, aku sedang tidak ingin bermain dengan sepi.
Aku hanya ingin dia di sini, itu saja.

(Harryka Joddy)

Saat dia belum juga datang,
sepi akan terasa lebih erat dari pelukan.
Menghangatkanmu dalam dekapan hujan.

…bersambung…

2 Comments Add yours

  1. harrykajoddy says:

    Cepetan disambung kenapa? Lama amat sih balesnya, perlu berapa tonase pasir waktu untukmu? untuk menghasilkan rangkaian kata yang tak berhulu

    Like

    1. sabar napaaaa?? hahaha

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s