Labbaik Allahumma Labbaik

“A way to believing”

Miles away, oceans apart
Never in my sight always in my heart
The love is always there it will never die
Only growing stronger a tears rose down my eye

I am thinking all the time
When the day will come
Standing there before you
Accept this Hajj of mine

Standing in ihram, making my tawaf
Drinking blessings from your well
The challenges that I have suffered
And might were rekindles my imaan

O Allah! I am waiting for the call
Praying for the day when I can be near the Ka’bah wall
O Allah! I am waiting for the call
Praying for the day when I can be near the Ka’bah wall
-“I’m Waiting For the Call” lyric by Irfan Makki-

Saya yakin bahwa beribadah haji adalah salah satu impian terbesar seorang muslim. Ibadah haji adalah ibadah khusus, dengan waktu yang khusus, dan tempat yang khusus pula. Ibadah haji juga merupakan pertemuan akbar seluruh umat muslim di dunia.

Segala puji bagi Allah Ya Rahman Ya Rahim, tahun ini , 2011 Masehi (atau bertepatan dengan bulan Dzulhijjah 1432 H), saya mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah ini, berkunjung ke tanah suci. Rasanya bercampur antara haru, bahagia, merasa belum pantas dan sebagainya.

” لبيك اللهم لبيك لبيك لا شريك لك لبيك إن الحمد والنعمة لك والملك لا شريك لك “

Labbaik ya Allah labbaik, tidak ada sekutu bagi-Mu, labbaik, sesungguhnya seluruh pujian dan kenikmatan hanyalah untuk-Mu, begitu pula dengan kerajaan, tidak ada sekutu bagi-Mu

Ini panggilan. Saya percaya itu. Labbaik Allahumma Labbaik, Aku penuhi panggilanmu, ya Allah.

“In front of Masjidil Haram, after praying time”

Salah satu kejadian yang paling saya ingat adalah pada saat saya berada di dalam pesawat dari Jakarta menuju Jeddah, dan sewaktu itu kami ber-talbiyah (mengucapkan kalimat Tauhid: labbaik Allahumma labbaik dst..) di dalam pesawat. Sangat sulit bagi saya untuk menuliskan bagaimana perasaan saya ketika itu. Haru. Malu. Merasa belum pantas. Bersyukur. Benar-benar bercampur.

Dan proses ibadah haji pun dimulai. Entah berapa kali perasaan seperti itu menyergap diri saya, dalam berbagai prosesi dan sesi. Haru. Melihat besarnya kuasa-Nya, dimana hampir tiga juta anak manusia berkumpul bersama, dengan berbagai suku dan ras, dari seluruh penjuru dunia, untuk memuji nama-Nya. Haru. Melihat perjuangan saudara-saudara kita, yang atas nama iman datang dengan segala kekurangan dan pasrah, sehingga harus tidur di pelataran masjid dan di jalan, untuk memuji-Nya.

“We are One.”

Jujur, saya bingung jikalau harus bercerita mengenai setiap proses yang saya jalani kemarin, karena memang terlalu banyak yang terlalu panjang untuk dituliskan. Dan kalaupun saya tulis, rasanya juga kurang dapat menggambarkan apa yang saya rasakan di sana. Semuanya tampak indah, setiap detik pengalaman di sana sangatlah berharga. Tawaf, Sa’i, Lontar Jumrah, Arafah, Mina, Muzdalifah, Raudah, bahkan jalan-jalan city tour ke lokasi perang Uhud, Percetakan Al-Quran, dan kebun qurma pun terasa sangat mengharukan.

Niatkanlah berhaji selagi muda, selagi masih sehat, masih kuat, karena ibadah ini juga membutuhkan persiapan fisik yang baik. Hal yang menjadi pelajaran bagi saya adalah ketika badan saya drop dan jatuh sakit ketika berada di Madinah selama beberapa hari. Meskipun prosesi haji sudah selesai, tapi melakukan ibadah sunnah di kota Rasulullah yang begitu tenang itu sangatlah nikmat dan menyejukkan hati.

Pada saat saya pulang bertolak ke tanah air, ada perasaan yang sangat kuat untuk ingin kembali lagi. Tempat yang penuh debu dan padang pasir, namun memiliki kekuatan yang luar biasa. Saya berharap, saya akan kembali lagi ke sana suatu saat nanti. Saya juga berharap, sahabat yang memiliki kerinduan untuk ke sana, juga akan merasakan pengalaman yang saya rasakan kemarin, bahkan mungkin lebih hebat dari itu.

O Allah! I am waiting for the call, Praying for the day when I can be near the Ka’bah wall.
Amin ya Rabbal Alamin.


*all pictures are taken by me, and edited with instagr.am @melduds

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s