Sang Pemimpi

Akhirnya film kedua dari buku tertralogi Laskar Pelangi yang sudah saya tunggu-tunggu itu liris juga. Saya sempat merasa takut kecewa ketika menonton film ini. Maklum, saya sangat suka dengan Novel Sang Pemimpi, dan saya takut film ini tidak sesuai dengan harapan saya. FYI, hal tersebut pernah terjadi pada film Laskar Pelangi. Mungkin beberapa teman menyukai film tersebut, tetapi saya pribadi merasa versi novelnya jauh lebih bagus. Tetapi ternyata hal tersebut tidak terjadi lagi pada Film Sang Pemimpi. Saya merasa film ini sangat bagus, sangat menyentuh dan menginspirasi.

 

Film ini bercerita tentang seorang pemimpi bernama Arai. Arai merupakan seorang anak yatim piatu, dirawat oleh keluarga sepupunya Ikal (penulis cerita tertalogi Laskar Pelangi). Ternyata “kedatangan” Arai memberikan warna tersendiri dalam kehidupan Ikal. Arai mengajak Ikal bermimpi bersama, untuk suatu saat bisa bersekolah di Université de Paris, Sorbonne.

 

Kedua anak kampung tersebut bekerja sangat keras untuk mewujudkan mimpi mereka, dibantu dukungan moril dari seorang sahabat bernama Jimbron dan guru-guru mereka di sekolah. Hal tersebut bukanlah hal yang mudah bagi mereka berdua, ditambah lagi kehidupan ekonomi yang serba pas-pasan yang membuat mereka harus bersekolah sambil bekerja.

 

Film ini juga diwarnai dengan kisah cinta anak SMA, antara Arai yang ‘naksir’ berat dengan seorang gadis melayu yang sangat cantik di sekolahnya, Zakiah Nurmala. Buat cerita lengkapnya, Sahabat bisa menonton sendiri film Sang Pemimpi (atau membaca bukunya).

 

Hal yang saya sangat suka dari film ini adalah film ini penuh pesan moral yang mengajak kita untuk tetap semangat dan tidak mudah menyerah. Selain itu nuansa melayu yang begitu kental membuat saya merasa semakin bangga dengan Indonesia yang penuh dengan keanekaragaman budaya.

 

Tokoh yang paling saya suka dari film ini adalah tentu saja tidak lain tidak bukan, Arai. Saya merasa acting Rendy Ahmad, pemeran Arai semasa SMA sangat bagus. Kena. Pas. Semuanya dapet. Jahilnya, semangatnya, bahkan saya suka suaranya yang mengisi beberapa lagu di Soundtrack film ini (I love Fatwa Pujangga!).

 

Hal yang saya sayangkan dalam film ini adalah (ok, mungkin sependapat dengan beberapa teman saya) “Mengapa harus Ariel?” Ariel di dalam film ini memerankan sosok Arai dewasa. Bukan karna saya tidak suka Ariel, bukan. Hanya saja, saya merasa sosok Arai yang jahil, selalu nyengir (dan nyengirnya itu manis banget!), itu hilang ketika diperankan oleh Ariel. Ariel terlihat begitu putih dan bersih, berbeda jauh dengan Rendy Ahmad yang hitam dan kucel. Dan muka Ariel yang sendu menghilangkan kesan “asyik”-nya Rendy Ahmad. Yeah, its just my opinion. 🙂

 

Overall, saya suka film ini. Film yang diperuntukkan untuk ayah nomor satu di dunia. Ayah Anda, dan Ayah Saya. 🙂

Advertisements

9 Comments Add yours

  1. Nike says:

    Setuju. Kenapa Arai dewasa harus Ariel?*gek kito buat Arai bukan Ariel Dud* :p

    Like

  2. Emeldah says:

    Nike: Bagaimana kalau Feddy Nuril saja yang jadi Arai?? :DAreef: Baiklah, saya percaya Mas… Kalau Anda Ngimpi! :p

    Like

  3. kiko says:

    Knapa harus Ariel?? karena Giring Nidji lebih cocok jd iKal kali mel..haha!!bagus resensinya..Harusnya tiap film yg beredar emel tulisin resensinya,trus dikasih bintang deh! hehe..

    Like

  4. crizosaiii says:

    dua adegan terbaik di Sang Pemimpi :1. Ikal mengejar Bapaknya bersepeda saat pulang ambil rapot dari sekolah.2. Bang Zaitun menyanyikan lagu Rentak 106 (Pak Ketipung) di hadapan Ikal dan Arai.:D

    Like

  5. Emeldah says:

    Aku paling suka Arai nyanyi Fatwa Pujangga utk Zakiah. 😀

    Like

  6. ForWest Inc. says:

    Wow keuren webnya, jalan2 donk ke blog saya, hehe maklum masi indekos di blogger :)Aq dbikinin donk web donk Mel.Wach senang film jg ternyata, ulas yg tentang film box office juga donk…hmm

    Like

  7. Emeldah says:

    Hahaha makasih.. Tapi aku bukan pengulas film lho.. hanya film2 tertentu aja yg beruntung bs diulas disini :pbtw.. thx udah mampir yaaa

    Like

  8. ForWest Inc. says:

    Sama-sama…(ditunggu juga kunjungan baliknya hehe ;)gpp keren Mel web-y.jadi terinspirasi buat blog dengan domain nama sendiri nih 😀

    Like

  9. bangkit says:

    tapi gebetannya si arai cantik loh dud… :paktingnya juga bagus,ga ada dialog tapi orang ngerti peran dan maksud dia apa..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s