Perubahan

Mungkin beberapa Teman menyadari apa yang menjadi perbedaan antara blogku yang sekarang dengan blogku yang dahulu. Kalau dulu aku terlihat lebih serius, disini aku mencoba untuk lebih santai tetapi tetap berusaha menuliskan sesuatu yang bermakna. 😀

 

Banyak alasan yang mendasari kenapa aku mencoba untuk sedikit mengubah isi blog ini. Banyak hal yang terjadi pada diriku akhir-akhir ini. Bukan hal-hal yang sangat buruk, tetapi hal-hal yang membuat aku lebih banyak belajar dan mempraktekkan teori-teori yang kuketahui selama ini.

 

Dimulai dengan penulisan skripsi yang lumayan memakan waktu dan tidak secepat harapan awal, yang kemudian hal itu menyebabkan diriku menjadi sedikit depresi karena belum lulus juga. Kemudian aku ditinggalkan oleh sahabat-sahabat dekat yang sudah lulus terlebih dahulu, ada yang pulang ke rumah masing-masing, ada juga yang bekerja di luar kota.

 

Pada masa-masa itu diriku menjadi down. Aku merasa kesal. Tetapi aku benar-benar tidak ingin menyalahkan keadaan, apalagi menyalahkan Tuhan. Karena kasih sayang-Nya yang begitu besar membuatku dan siapapun juga tidak layak untuk kufur dan mengeluh atas semua nikmat-Nya selama ini.

 

Aku kemudian membaca ulang isi blogku, beberapa tulisanku tentang optimisme, semangat, harapan, perjuangan dan banyak hal lainnya. Ada puisi juga yang pernah kutulis, yang menggambarkan betapa besarnya kuasa Tuhan:

 

Taukah Engkau sahabatku apa hakikat dari ikhtiar?

 

Adalah ketika kita melihat bayang-bayang kegagalan di depan mata,

 

Kita tetap melakukan yang terbaik dalam setiap usaha.

 

Karna kita yakin ada Dia Yang Maha Kuasa,

 

Yang ketika berkata, “Jadilah.” Maka Jadilah ia.

 

 

Aku tertegun ketika saya membaca puisi itu. Aku berpikir, “Kemana diriku yang dulu? Mengapa aku sekarang terlihat lemah dan menyerah?”

 

Ada perasaan malu yang kurasakan ketika aku membaca ulang hal-hal yang kutulis sebelumnya. Seakan-akan diriku ini hanya bisa berbicara saja, tau teori, tetapi tanpa praktek di dalam diriku sendiri.

 

Aku sama sekali tidak pernah menyesali apapun yang pernah aku tulis sebelumnya. Karna aku menyadari bahwa kewajiban kita sebagai manusia untuk saling mengingatkan. Aku hanya ingin berbagi, menyampaikan ilmu walau hanya satu ayat.

 

Pernah suatu ketika, aku mengadu pada kakak perempuanku. Tentang perasaan down yang aku rasakan. Dan dia hanya berkata, “Dek, apapun yang terjadi pada dirimu sekarang, tetap syukuri apa yang kamu punya.”

 

Ketika aku melihat temanku yang sudah lulus dan aku belum, aku harus tetap bersyukur karena aku masih punya kesempatan untuk melanjutkan studiku. Ketika aku melihat temanku sudah bekerja, aku harus tetap bersyukur, karena meskipun belum bekerja dan menghasilkan uang, Allah selalu memberikanku rezeki melalui kedua orang tuaku. Begitu pula ketika melihat temanku yang telah menikah, aku harus tetap bersyukur, karena aku masih punya kesempatan yang lebar untuk mendapatkan lelaki terbaik yang mendampingiku kelak, amin. 😀

 

Ya, intinya adalah syukur. Apapun yang terjadi padaku adalah hal terbaik yang terjadi. Setiap pelajaran diambil hikmahnya. Dan biarkan aku selalu melihat dari sisi bahwa gelas itu setengah berisi, bukan dari sisi bahwa gelas itu setengah kosong.

 

Saling mengingatkan ya Teman!

Advertisements

5 Comments Add yours

  1. areef says:

    itulah gunanya menulis (atau mendokumentasikan) kita tahu pa yg terjadi dengan diri kitauntung kamu sempat menulis jadi tahu pelajaran yg pernh didptkan, karena kita selalu lupa dan terkadang “kehilangan arah”. dan seperti roda kehidupan yg terus berputar..makanya kita selalu disiplin mengingat kebesaraNya setiap saat^^eh, kykna sm ja blogna (sm siipna..he9)

    Like

  2. -alle- says:

    ahh.. tulisan ini bisa #bukasemangatbaru, thx sudah diingatkan :D*menulislaporanlagi*

    Like

  3. Emeldah says:

    areef: iya Mas… makasih ya.. saling mengingatkan dengan Senyum Community nya ya,, hehehealle: kyk iklan minuman bersoda Le.. :p

    Like

  4. mohamad rizal says:

    Waaaa.. Aku udah lama gak nge blog mellNice post melPuisinya bagus bangetDalemmmmm bangetKakak km bener tuh, ambil positifnya aja mel..Lagian hidup juga udah ada yang ngatur..HeheDan Dia selalu ngasih yg terbaik untuk kita..Kadang kita gak ngeh aja.. Hehe

    Like

  5. Emeldah says:

    rizal: akhirnya datang jugaaa… hehehemakasih zal,, iya.. terkadang kita ga ngeh..berfokus pada hal2 negatif, padahal byk yg harus kita syukurin. hehebtw, ayo nge-blog lagi yuk zaaalll… seru lho! 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s