Cemburu

Pada detik pertama aku cemburu padamu,
aku telah jatuh cinta (Asma Nadia)

Cemburu? Apa itu cemburu? Saya yakin temen-temen semua disini pernah merasakan apa yang namanya cemburu.  Hmm.. Menurut mata kuliah yang diajarkan dosen favorit saya (pak-dekan-yang-ganteng), Psikologi Sosial, cemburu itu adalah suatu emosi negatif yang terjadi di dalam diri, dikarenakan seseorang yang menjadi ancaman dalam suatu hubungan.  Jadi, cemburu (jealous) itu melibatkan tiga orang, yang dimana salah seorang menjadi pihak ke-3 (yang dirasa mengancam).  Kalau hanya terjadi pada dua orang, itu bukan dimanakan cemburu, tetapi iri (envy).

 

Nah, kenapa saya tiba2 mau nge-post tentang topik ini? Entahlah, iseng aja! Haha Ga kok, saya merasa ini topik yang enak untuk dibahas.  Mungkin karena semua orang pernah merasa cemburu, baik saya ataupun Anda! (nuduh! :p)

 

Akhir-akhir ini banyak banget hal-hal yang buat miris berkaitan dengan cemburu.  Mulai dari permusuhan antar teman sampai ke pembunuhan! (alaaayyy.. hahaha).  Sebenarnya yang membuat saya agak tergelitik dengan hal ini adalah pengalaman.  Bukan pengalaman saya cemburu lho, karna saya bukan tipe pencemburu dan siapa juga yang harus dicemburuin? Tapi pengalaman saya menjadi sasaran cemburu! Hahaha Bukan, maksud saya, pengalaman temen2 yang berbagi pengalaman kepada saya tentang seseorang yang cemburu mereka.

 

Ada yang dicemburuin sampai ‘dikuntit’ oleh si pencemburu, dari mulai facebook, twitter, sampai introgasi ke hal-hal pribadi, sehingga teman saya merasa tidak punya privasi lagi.  Ada juga yang dicemburuin oleh sahabat sendiri.  Teman saya kesal dengan hal ini karena merasa, ‘kok sahabatnya ga percaya banget?’ Ada juga yang dulunya sahabatan, tapi sekarang malah musuhan gara2 perasaan cemburu dsb dsb.

 

Menurut teori Psikologi Sosial, perasaan cemburu itu terjadi itu dikarenakan salah satu pihak merasa ada pihak lain yang mengancam hubungannya.  Terkadang, pengertian kata mengancam itu karena merasa pihak lain tersebut memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh dirinya, sehingga pihak tersebut mempunyai ‘kesempatan’ untuk disukai oleh pasangannya.

 

Perasaan cemburu itu memang dibutuhkan dalam suatu hubungan, karena jika seseorang merasa cemburu, bisa jadi itu adalah indikasi perasaan sayangnya terhadap pasangan.  Yang menjadi masalah disini adalah perasaan cemburu yang berlebihan.  Perasaan cemburu yang berlebihan bisa merupakan indikasi ketidakpercayaan diri yang dimiliki oleh seseorang.  Seseorang yang merasa cemburu berpikir bahwa ada pihak lain yang memiliki kelebihan dibandingkan dirinya, tetapi seharusnya dia juga harus berpikir bahwa dia juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh pihak lain tersebut.

 

Saya pernah berkata dengan salah seorang sahabat yang merasa cemburu, bahwa akar permasalahan di dalam “cemburu” itu sendiri bukan terletak pada diri orang lain, tetapi terkadang terdapat pada diri kita sendiri.  Pacarnya itu merupakan orang yang baik, dan wanita yang dicemburuinnya juga tidak menunjukkan gejala mau merusak hubungan orang.  So, kenapa harus cemburu?

 

Ya.. semua hal ada sisi positif dan negatif.  Setiap orang yang telah mengenal cinta (prikitiw!) pasti pernah merasa cemburu.  Tidak pernah cemburu itu aneh.  Tapi cemburu berlebihan itu lebih aneh.  Jadi alangkah baiknya jika kita bisa mengambil jalan tengah.  Tetap semangat dan berpikir positif! Sehingga hal-hal positif akan kembali bersama kita. 🙂

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. apakah yang nulis ini sedang cemburu juga? hehe..

    Like

  2. Emeldah says:

    Sayang sekali tidak Mas! 🙂

    Like

  3. areef says:

    menurut almarhum p.firin,,rasa cemburu berasal dari ketidak percaya dirian-inferioritas seseorang..jd PD ajah lg^^

    Like

  4. j-l says:

    perasaan itu akan sangat terasa menyiksa ketika sdh dapatmengalahkan keikhlasan..tentunya bagi mereka yang sdh bisa mencium kerusakanhubungannya dengan si dia, dengan atau tanpa pihak ke 3.

    Like

  5. amalia gatrapraja says:

    kl ‘dulu’ itu perasaan cemburu atau apakah emel..? ;)hehe.. yup! cemburu itu muncul krn perasaan sayang kita terhadap pasangan.. tp yg pasti, krn ada perasaan cemburu itu kita jd tau apakah kita sayang terhadap pasangan kita atau ternyata hubungan itu cm untuk ‘kepentingan’ lain..

    Like

  6. Emeldah says:

    @areef: setuju!!@J-l: iya.. Cemburu memang menyiksa! Krn secara ga sadar, kita berprasangka buruk dgn orang lain..@amel: hahaha sabar ya Nak.. Waktu itu bukan cemburu, hanya suatu sifat kekanak2an seseorang yg blm dewasa saja ;p

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s